About

Subscribe

Thursday, April 16, 2020

5 HAL YANG PERLU DIKETAHUI MAHASISWA AGAR SUKSES MEMBUAT SKRIPSI

5 HAL YANG PERLU DIKETAHUI MAHASISWA AGAR SUKSES MEMBUAT SKRIPSI



Setelah menjalani kuliah selama 3.5 s/d 4 tahun, mengerjakan skripsi adalah saat seorang mahasiswa bekerja secara mandiri. Sudah tidak ada lagi kelas, tidak ada lagi ketentuan absen. Mengerjakan atau tidak, sepenuhnya di tangan mahasiswa. Mau lulus semester ini atau semester depan, akan ditentukan dengan seberapa tekun mahasiswa mengerjakan skripsinya. Wow. Betapa besar tanggung jawab seorang mahasiswa skripsi! Untuk membantu sang mahasiswa skripsi dalam mengerjakan skripsi tepat waktu, berikut ini ada 5 hal yang perlu diketahui (dan dilakukan!) oleh mahasiswa skripsi. 
5 hal ini mungkin tidak dipelajari di kelas sewaktu kuliah lho… Yuk kita simak!


1. Tentukan target yang SMART

Bukan hal baru bahwa seseorang dengan target akan lebih terdorong mencapai tujuannya. Kalau tidak percaya, baca saja riset-riset tentang tentang goal settting dan goal orientation yang dilakukan oleh Zimmerman, Bandura, Martinez-Pons (1992)Suprayogi dan Valcke (2014). Oleh karena itulah, kalau kamu ingin punya dorongan mencapai tujuanmu, ada baiknya menentukan target terkait skripsi. Buat target kamu dengan spesifik (S), terukur (M: measurable), dapat tercapai (A: attainable), realistik (R) dan memiliki batas waktu (T: time-bound). Contoh target spesifik dan memiliki batas waktu: lulus dalam waktu 6 bulan sejak mulai mengerjakan skripsi, dengan IPK 3.5, dan nilai skripsi A. Target ini juga terukur, ada nilai IPK dan skripsi tertentu yang ingin dicapai. Nah, target ini menjadi realistik kalau: IPKmu sekarang sudah mencapai 3.41 atau 3.48. FYIkenaikan IPK jika nilai skripsi A, akan menambah sekitar 0,1 ke IPK. WOW! Sedikit ya? Kalau nilai skripsi B, bisa jadi IPK tidak bertambah. Kalau C? Malah IPK kamu bisa turun sekitar 0.01!. [Bagi adik-adik mahasiswa semester 1: perjuangkan IPK sejak dini.]

Kalau IPK sekarang masih 3, tentu tidak realistik ingin lulus dalam waktu 6 bulan dan ingin IPK 3.5 [Untuk adik-adik semester 1, kalian bisa juga buat target semacam ini sejak dini, lho!]. Kalau kalian masih semester 5 dan ingin punya target di atas, hal ini juga tidak mungkin tercapai, karena saat ini peraturan di Univ (Kampus) mengharuskan mahasiswa mengikuti perkuliahan dan magang sampai semester 7, baru bisa mengambil skripsi di semester 8. Sudah jelas kan, tentang maksud dari target yang SMART ini?

2. Buat Timeline


Setelah memiliki target yang SMART, sekarang waktunya kamu memecahkan target besar tersebut menjadi target yang lebih kecil. Setelah itu, kamu bisa membuat timeline, rencana mengerjakan agar bisa mencapai target tersebut. Kamu bisa menghitung mundur dari tanggal pengumpulan skripsi, hingga tanggal hari ini. Contoh:

Tanggal/Bulan
Target
Keterangan
10 Juli 2020
Mengumpulkan berkas skripsi ke LIM (Layanan Informasi Mahasiswa) a.k.a SSC (Student Service Center).
Sesuaikan format dengan buku panduan skripsi dan kalender registrasi.
8 Juli 2020
Print dan dapat tandatangan persetujuan dosen pembimbing.
7 Juli 2020
Dapat tandatangan surat survey dari Kajur.
5 Juli 2020
Bimbingan Bab 5
1 Juli 2020
Selesai menulis Bab 5
20 Juni 2020
Selesai revisi Bab 4
10 Juni 2020
Bimbingan Bab 4

7 Juni 2018
Selesai menulis Bab 4
1 Juni 2020
Selesai mengolah data
30 Mei 2020
Selesai mengumpulkan data sebanyak 300 responden

7 Mei 2020
Selesai buat kuesioner.
Mulai pengumpulan data
30 April 2020
Selesai revisi feedback Bab 1-3 dari prasidang
18 – 25 April 2020
Prasidang skripsi
Penting: siapkan PPT dan dresscode!
1 April 2020
Kumpul berkas prasidang [Bab 1-3 dan blue print alat ukur]
Penting: minta tanda tangan persetujuan pembimbing.
30 Maret 2020
Selesai revisi Bab 3
22 Maret 2020
Bimbingan Bab 3
15 Maret 2020
Kumpul Bab 3 ke dosen pembimbing
7 Maret 2018
Selesai revisi Bab 2
1 Maret 2018
Bimbingan Bab 2
22 Februari 2018
Kumpul Bab 2 ke dosen pembimbing
15 Februari 2018
Selesai revisi Bab 1
7 Februari 2018
Bimbingan Bab 1
Pada pertemuan bimbingan pertama, jangan lupa bawa form Penunjukkan Dosen Pembimbing Skripsi untuk ditandatangani oleh pembimbing skripsi.
Form ini bisa diminta di jurusan Psikologi (dengan Bu Lisa).
5 Februari 2018
Kumpul draft proposal Bab 1-3 ke dosen pembimbing
Kalau kamu sudah bimbingan sebelum mengumpulkan draft proposal, biasanya fase ini sudah dilakukan sebelum mendapatkan dosen pembimbing skripsi.


Tanggal-tanggal di atas hanya sekedar ilustrasi. Untuk ketepatan dengan jadwal asli, silakan cek Buku Panduan Skripsi atau PPT Briefing skripsi

Pesan: jadilah mahasiswa mandiri, hindari sedikit-sedikit bertanya tentang format skripsi ke dosen pembimbing/jurusanPercayalah, mereka (setidaknya saya) akan meminta kalian untuk membaca buku panduan skripsi terlebih dahulu kalau kalian menanyakan pertanyaan teknis.

Dalam membuat jadwal, perlu mengingat bahwa dosen pembimbing skripsi adalah manusia biasa (bukan Superman atau Wonder Woman). Mereka butuh waktu untuk membaca tulisan mahasiswa. Apalagi kalau sang dosen membimbing 6-8 mahasiswa dalam 1 semester. Berarti ada 6-8 berkas yang harus dibaca dan review sebelum bimbingan. Jadi, berikan waktu setidaknya 1 minggu antara pengumpulan berkas dengan bimbingan.  Setelah bimbingan, biasanya kamu akan mendapatkan saran untuk revisi. Nah, usahakan mengerjakan revisi segera setelah bimbingan. Biasakan diri menyelesaikan revisi maksimal 1 minggu setelah bimbingan. Jadwal di atas disusun dengan pertimbangan yang ideal, hanya 1 kali revisi untuk setiap Bab, langsung disetujui pembimbing. Nah, pada kenyataannya, tiap pembimbing punya standar dan gaya kerja yang berbeda-beda. Pastikan kamu membahas timeline yang kamu rancang dan menyesuaikan dengan gaya kerja, dan jadwal dosen pembimbing.


3. Pilih Topik yang Disukai

Nah, gimana, sudah terbayangkah padatnya jadwal mengerjakan skripsi? Supaya kamu tetap semangat dan tidak bosan dalam pengerjaan skripsi, sangat disarankan untuk memilih topik yang kamu sukai. Kalau masih bingung topik apa saja yang bisa dijadikan skripsi, bisa saja mulai dari mengintip topik-topik penelitian dosen. Siapa tahu ada topik yang membuat kamu terinspirasi, sekaligus kamu jadi tahu kira-kira siapa dosen yang cocok membimbing di topik tersebut.
4. Manfaatkan Teknologi

Dengan kemajuan teknologi, ada beberapa aplikasi yang bisa membantu mempermudah hidupmu dalam melakukan kedua hal tersebut. Aplikasi tersebut adalah reference manager, atau aplikasi yang bertujuan mengatur pengelompokan jurnal yang kamu kumpulkan dan baca. Juga berfungsi membuat kutipan secara otomatis. Yap, kamu bisa menghemat banyak waktu menuliskan kutipan kalau tahu cara menggunakan aplikasi reference manager! Ada beberapa aplikasi reference manager yang tersedia, seperti EndNoteZotero , Refworks dan Mendeley

Pesan: Kalau kalian butuh bimbingan  jangan ragu menghubungi saya.

Penggunaan teknologi lainnya ialah dalam penelusuran jurnal. Pastikan kamu mengetahui portal-portal tempat peneliti biasa mempublikasikan hasil penelitian mereka. Beberapa portal bahkan menyediakan artikel jurnal gratis. Contoh-contoh portal pencarian jurnal yang bisa kamu coba: google scholarresearch gate,  academia  Khusus jurnal Indonesia bisa dicari di: portal garuda. Berhubung portal tersebut gratis dan berisi berbagai macam tulisan, maka tidak semua artikel jurnal yang dapat diunduh merupakan artikel yang berkualitas. Perhatikan jurnal yang menerbitkan artikel tersebut dan lihat juga impact factor dari jurnal tersebut. Tentu kalian ingin menulis skripsi yang berkualitas, bukan? Maka perlu sekali mengutip sumber yang berkualitas pula.

5 Jalin Komunikasi dengan Dosen Pembimbing

Setelah canggih membuat target, bisa membuat timeline, sudah memilih topik yang disukai, dan canggih menggunakan teknologi, saatnya memulai proses bimbingan dengan dosen pembimbing. Sekali lagi, dosen juga manusia. Layaknya manusia, dosen memiliki ciri kepribadian, gaya komunikasi dan kesibukan yang berbeda-beda. Jadi, gaya komunikasi dengan dosen pembimbing bisa kamu sesuaikan dengan dosen yang bersangkutan. Coba amati: Apakah sang dosen pembimbing lebih suka dihubungi via pesan teks atau telepon? Kalau dosen tersebut prefer pesan teks, kira-kira apa aplikasi yang lebih disukai? Apakah sang dosen bersedia dibuatkan grup whatsapp/LINE untuk mahasiswa bimbingannya? Hari apa saja ia memiliki jadwal mengajar di KAMPUS? 

Meskipun tiap dosen berbeda-beda, akan tetapi pada dasarnya dosen menyukai dan menghargai mahasiswa yang sopan santun dalam berkomunikasi. Bagaimana caranya supaya santun? Coba simak “Pedoman Sopan Santun dalam Berkomunikasi" coba bicarakan juga mengenai target dan timeline yang sudah kamu buat. Agar sang dosen juga bisa memberikan saran sesuai ketersediaan jadwalnya. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya, biasanya dosen pembimbing akan menetapkan satu hari per Minggu yang dijadikan sebagai hari/jam bimbingan. Ada baiknya kalau kamu tahu sejak awal mengenai hal ini, jadi bisa mengosongkan jadwal untuk bimbingan di hari tersebut. Akan tetapi, ada saja dosen yang memiliki banyak kegiatan, sehingga jadwal bimbingan akan disesuaikan dengan waktu beliau. Dalam kasus seperti ini, pastikan kamu sudah membina komunikasi yang baik sehingga tidak sungkan menanyakan kesediaan waktu beliau.

=======================================================================
Demikian 5 hal yang perlu diketahui mahasiswa yang siap membuat skripsi: tentukan target yang SMART, buat timeline, pilih topik yang disukai, manfaatkan teknologi dan jaga komunikasi dengan pembimbing.

Buat kalian yang baru mulai mengerjakan skripsi, semoga top tips ini membantu ya! Sesungguhnya tips di atas hanya akan membantu dan membuahkan hasil kalau dilakukan dengan konsisten. Bagaimana, sudah siap mulai mengerjakan skripsi? Kalau pembaca (dosen, alumni, mahasiswa skripsi) punya tips lain yang perlu diketahui dan dikerjakan oleh mahasiswa, yuk mari berbagi di kolom komentar. Semangat!


0 komentar:

Post a Comment