FAKTOR
YANG MENYEBAB KAN ANAK SULIT BELAJAR
Beberapa faktor yang menyebabkan anak sulit belajar yaitu:
a.
Kemampuan intelektual anak ada
yang cepat dan ada yang lambat.
b. Kesehatan fisik anak, kalau
anaknya lemah sering sakit dia juga akan mengalami kesulitan-kesulitan di dalam
belajar.
c. Strategi belajar dan kebiasaan
belajar, kebiasaan yang salah itu akan mempengaruhi hasilnya yang tidak
memuaskan.
d. Masalah lingkungan belajar,
kalau lingkungannya tidak menyenangkan, maka anak juga akan terganggu belajar.
e. Rasa tanggung jawab anak di
dalam belajar. Untuk mengetahui kemampuan intelektual ada
beberapa hal yang bisa kita lakukan yaitu:
a. Membawa anak ke seorang
psikolog atau biro konseling untuk memeriksakan anak dengan test intelegensi.
b. Cara yang lain kita bisa
mengamati anak kita ketika anak ini di sekolah yang bobot pelajarannya itu sama
jadi tingkat kesulitan pelajarannya itu sama. Yang secara spesifik lagi mungkin
anak misalnya mempunyai konsentrasi yang buruk, anak mengalami kesulitan dalam
membaca atau juga ada anak yang kesulitan di dalam koordinasi visual dan
motoriknya, jadi antara mata dengan tangannya dsb itu tidak terkoordinasi
dengan baik.
Untuk masalah fisik yang juga menjadi
penyebab anak kesulitan belajar misalnya gangguan penglihatan sehingga waktu di
kelas dia kesulitan untuk melihat ke papan tulis, gangguan pendengaran sehingga
anak tidak bisa mendengar pelajaran dengan baik, kemungkinan juga anak
kekurangan kadar Hb atau bahkan mungkin cacingan yang menyebabkan anak lemas
dan tidak bisa konsentrasi. Hal-hal seperti ini orang tua harus menyadari dan
memperhatikan dengan cermat.
Kebiasaan belajar yang menyebabkan anak
mengalami kesulitan belajar:
1.
Anak diharuskan mempelajari
sekaligus bahan pelajaran yang begitu banyak dalam waktu yang sangat panjang.
2.
Anak bermain playstasion dan
menonton televisi sebelum belajar, sementara main dan nonton itu menyerap
semangat kita cukup banyak sehingga melelahkan. Jadi waktu anak belajar dia
sudah lelah dan kehilangan minat.
3. Anak yang tidak pernah
merapikan bukunya dan menghabiskan waktu hanya untuk mencari bahan pelajaran
sekolahnya.
4. Anak yang sebenatar-sebentar
mencari makanan ketika belajar.Lingkungan belajar yang mengganggu anak
belajar adalah:
1.
Suasana rumah yang semrawut dan
tidak rapi.
2.
Rumah yang dipenuhi oleh
kebisingan suara musik, motor, dan lain-lain.
3. Pertengkaran orang tua, orang
tua tidak harmonis ini banyak sekali membuat prestasi anak merosot dsb.
4. Tetangga yang suka datang atau
menelepon dan mengajak anak kita bermain.
5.
Kakak atau adik yang suka mengganggu.
Untuk tanggung jawab, pada mulanya anak
memang perlu dibimbing untuk mempunyai strategi dan kebiasaan belajar yang baik
dan dibantu ketika mengalami kesulitan memahami pelajaran. Ketika anak sudah
mempunyai strategi yang pas dsb. dan anak bisa dilepas, biarkan dia mengerjakan
atau memikul bebannya sendiri.







