About

Subscribe

Wednesday, April 29, 2020

Contoh Proposal Skripsi

Contoh Proposal Skripsi


Contoh poposal skripsi yang sudah dibuat oleh mahasiswa dari jurusan tertentu. Sebenarnya contoh skripsi juga bisa Anda dapatkan dengan mudah di berbagai perpustakaan kampus. Biasanya berbagai jenis skripsi akan tersimpan rapi di tempat tersebut, namun Anda tidak bisa meminjam untuk dibawa pulang seperti buku biasa. Berikut adalah salah satu contoh proposal skripsi yang masuk dalam kategori proposal skripsi mini.

1. Contoh proposal skripsi pendidikan

A. Judul Proposal
Implementasi Metode Pembelajaran Oleh Guru Pendidikan Agama Islam di MA Pandeglang

B. Latar Belakang Masalah
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas XI IPA 1 dan 2 pada tanggal 1-2 April 2020 ditemukan beberapa permasalahan dalam kegiatan pembelajaran. Pertama, motivasi belajar siswa masih rendah ketika kegiatan pembelajaran berlangsung. Kondisi ini dibuktikan dengan banyaknya siswa yang melakukan aktivitas lain seperti berbicara, bercanda, bermain gadget hingga tidur.

Kedua, prestasi belajar sebagian besar siswa juga masih rendah dimana berdasar hasil nilai ulangan harian sebanyak 55% belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Ketiga, sumber belajar yang digunakan oleh guru dan siswa belum memadai karena tidak adanya bahan ajar untuk kurikulum 2013 edisi revisi.

Keempat, strategi dan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru PAI belum bervariasi. Dalam kegiatan pembelajaran, guru masih menggunakan strategi yang monoton, yaitu ekspositori dan metode ceramah serta penugasan. Padahal setiap materi pelajaran tentu membutuhkan penerapan strategi yang bervariasi karena tujuan pembelajarannya juga berbeda.

Berdasarkan kelima permasalahan tersebut, perlu sekiranya dilakukan penelitian mengenai pelaksanaan strategi pembelajaran oleh guru. Adapun judul penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti yaitu “Implementasi Metode Pembelajaran Oleh Guru Pendidikan Agama Islam di MA Pandeglang”.

C. Pembatasan Masalah
Strategi dan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam  belum bervariasi.

D. Rumusan Masalah
Bagaimana implementasi strategi dan metode pembelajaran oleh guru Pendidikan Agama Islam di MA Pandeglang?

E. Kajian Teori
Berdasarkan tema penelitian yang diambil, maka terdapat tiga kajian teori utama. Pertama, teori mengenai strategi pembelajaran meliputi pengertian, komponen, jenis, perencanaan serta pelaksanaannya.
Kedua, teori tentang metode pembelajaran yang terdiri dari pengertian, jenis dan perencanaannya.
Ketiga, teori yang membahas mengenai guru Pendidikan Agama Islam mulai dari pengertian, kompetensi, keterampilan mengajar dan perannya dalam kegiatan pembelajaran.

F. Desain Penelitian
Penelitian ini berdesain deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif sehingga data yang dihasilkan adalah berupa kata dan kalimat.

G. Informan Penelitian
Subjek dalam penelitian ini terdiri dari guru dan siswa kelas XI IPA MA Pandeglang tahun ajaran 2019/2020. Pemilihan subjek penelitian berupa guru Pendidikan Agama Islam menggunakan teknik purposive sampling. Sementara itu, khusus untuk siswa kelas XI IPA menggunakan teknik snowball sampling.

H. Instrumen Pengumpulan Data
Penelitian ini berdesain deskriptif dengan pendekatan kualitatif, maka instrumen yang dapat digunakan ialah berupa pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi.

I. Teknik Analisis Data
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data interaktif. Teknik ini terdiri dari tiga tahap kegiatan yang harus ditempuh oleh peneliti, yaitu penyajian, reduksi dan penarikan kesimpulan dari data.

J. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data

Data hasil penelitian yang telah terkumpul perlu diperiksa keabsahan datanya. Adapun teknik pemeriksaan data yang digunakan adalah triangulasi metode dan sumber. Triangulasi metode dapat dilakukan peneliti dengan membandingkan data hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian, triangulasi sumber dapat dilakukan dengan membandingkan data wawancara informan guru A dengan B.

2. Contoh proposal skripsi kualitatif

A. Judul Proposal
Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Oleh Guru Penidikan Agama Islam di MA Pandeglang.

B. Latar Belakang Masalah
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas XI IPA 1 dan 2 pada tanggal 1-2 April 2020 ditemukan beberapa permasalahan dalam kegiatan pembelajaran. Pertama, motivasi belajar siswa masih rendah ketika kegiatan pembelajaran berlangsung. Kondisi ini dibuktikan dengan banyaknya siswa yang melakukan aktivitas lain seperti berbicara, bercanda, bermain gadget hingga tidur.

Kedua, prestasi belajar sebagian besar siswa juga masih rendah dimana berdasar hasil nilai ulangan harian sebanyak 55% belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Ketiga, sumber belajar yang digunakan oleh guru dan siswa belum memadai karena tidak adanya bahan ajar untuk kurikulum 2013 edisi revisi.

Keempat, strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran belum bervariasi. Dalam kegiatan pembelajaran, guru masih menggunakan strategi yang monoton, yaitu ekspositori. Padahal setiap materi pelajaran tentu membutuhkan penerapan strategi yang bervariasi karena tujuan pembelajarannya juga berbeda.

Berdasarkan keempat permasalahan tersebut, perlu sekiranya dilakukan penelitian mengenai pelaksanaan strategi pembelajaran oleh guru. Adapun judul penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti yaitu “Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Oleh Penidikan Agama Islam di MA Pandeglang.”.

C. Pembatasan Masalah
Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru Penidikan Agama Islam belum bervariasi.

D. Rumusan Masalah
Bagaimana pelaksanaan strategi pembelajaran oleh guru Penidikan Agama Islam di MA Pandeglang.?

E. Kajian Teori
Berdasarkan tema penelitian yang diambil, maka terdapat tiga kajian teori utama. Pertama, teori mengenai strategi pembelajaran meliputi pengertian, komponen, jenis, perencanaan serta pelaksanaannya. Kedua, teori tentang metode pembelajaran yang terdiri dari pengertian, jenis dan perencanaannya. Ketiga, teori yang membahas mengenai guru Penidikan Agama Islam mulai dari pengertian, kompetensi, keterampilan mengajar dan perannya dalam kegiatan pembelajaran.

F. Desain Penelitian
Penelitian ini berdesain deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif sehingga data yang dihasilkan adalah berupa kata dan kalimat.

G. Informan Penelitian
Subjek dalam penelitian ini terdiri dari guru dan siswa kelas XI IPA MA Pandeglang tahun ajaran 2019/2020. Pemilihan subjek penelitian berupa guru Penidikan Agama Islam menggunakan teknik purposive sampling. Sementara itu, khusus untuk siswa kelas XI IPA menggunakan teknik snowball sampling.

H. Instrumen Pengumpulan Data
Penelitian ini berdesain deskriptif dengan pendekatan kualitatif, maka instrumen yang dapat digunakan ialah berupa pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi.

I. Teknik Analisis Data
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data interaktif. Teknik ini terdiri dari tiga tahap kegiatan yang harus ditempuh oleh peneliti, yaitu penyajian, reduksi dan penarikan kesimpulan dari data.

J. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data
Data hasil penelitian yang telah terkumpul perlu diperiksa keabsahan datanya. Adapun teknik pemeriksaan data yang digunakan adalah triangulasi metode dan sumber. Triangulasi metode dapat dilakukan peneliti dengan membandingkan data hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian, triangulasi sumber dapat dilakukan dengan membandingkan data wawancara informan guru A dengan B.

3. Contoh proposal skripsi hukum

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PEMUSNAHAN BARANG SITAAN NARKOTIKA DI WILAYAH PENGADILAN NEGERI PANDEGLANG
A.      Latar Belakang Masalah
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 menentukan secara tegas bahwa negara Indonesia adalah negara hukum. Sejalan dengan ketentuan tersebut maka salah satu prinsip penting negara hukum adalah adanya jaminan kesederajatan bagi setiap orang di hadapan hukum (equality before the law). Oleh karena itu setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil, serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.
Dalam usaha memperkuat prinsip di atas, maka salah satu substansi penting perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah membawa perubahan yang mendasar dalam kehidupan ketatanegaraan, khususnya dalam pelaksanaan kekuasaan kehakiman. Berdasarkan perubahan tersebut ditegaskan bahwa ketentuan badan-badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman diatur dalam undang-undang. Ketentuan badan-badan lain tersebut selanjutnya dipertegas lagi oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman yang dalam Pasal 41 menyatakan bahwa badan-badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman meliputi Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Republik Indonesia dan badan-badan lain diatur dalam Undang-undang.
Sejalan dengan perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman dan beberapa peraturan perundang-undangan lainnya, serta berdasarkan perkembangan kebutuhan hukum masyarakat dan kehidupan ketatanegaraan, maka Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991 tentang Kejaksaan Republik Indonesia sudah tidak sesuai lagi sehingga perlu dilakukan perubahan secara komprehensif dengan membentuk Undang-undang yang baru. Untuk itu pada tanggal 26 Juli 2004 telah diundangkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

B.      Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah sebagaimana telah diuraikan di atas, maka permasalahan yang muncul dan perlu mendapatkan jawaban dalam penelitian ini adalah :
  1. Bagaimanakah pelaksanaan pemusnahan barang sitaan narkotika yang diedarkan di Kejaksaan Negeri Pandeglang ?
  2. Bagaimanakah bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan pemusnahan barang sitaan tersebut?
C.      Tujuan Penelitian
  1. Untuk mengetahui pelaksanaan pemusnahan barang sitaan narkotika yang bersifat terlarang untuk diedarkan di Kabupaten Pandeglang
  2. Untuk mengetahui bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan pemusnahan barang sitaan  narkotika yang bersifat terlarang untuk diedarkan.
D.      Manfaat Penelitian
  1. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap pengembangan ilmu hukum pidana, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan pemusnahan barang sitaan narkotika yang bersifat terlarang untuk diedarkan
  2. Penelitian ini diharapkan juga memberikan sumbangan pemikiran terhadap bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan pemusnahan barang sitaan narkotika yang bersifat terlarang untuk diedarkan
E.        Keaslian Penelitian
Menelusuri kepustakaan, ternyata telah banyak ditemukan penelitian di bidang hukum pidana. Akan tetapi menurut pengetahuan penulis penelitian pemusnahan barang sitaan narkotika di Kejaksaan Negeri Pandeglang berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1977 Pasal 60, sampai saat ini belum pernah ada. Namun demikian apabila ternyata pernah dilaksanakan penelitian yang sejenis dengan penelitian ini, maka penulis berharap penelitian ini dapat melengkapinya.

F.     Tinjauan Pustaka
Loebby Loqman membedakan pengertian sistem peradilan pidana dengan proses peradilan pidana. Sistem adalah suatu rangkaian antara unsur/faktor yang saling terkait satu dengan lainnya sehingga menciptakan suatu mekanisme sedemikian rupa sehingga sampai tujuan dari sistem tersebut. Proses peradilan pidana adalah dalam arti jalannya suatu peradilan pidana, yakni suatu proses sejak seorang diduga telah melakukan tindak pidana sampai orang tersebut dibebaskan kembali setelah melaksanakan pidana yang telah dijatuhkan kepadanya.
HAGAN, sebagaimana dikutip oleh. Romli Atmasasmita, memberikan pengertian bahwa proses peradilan pidana (criminal justice process) adalah setiap tahap dari suatu putusan yang menghadapkan seorang tersangka ke dalam proses yang membawanya kepada penentuan pidana baginya. Sedangkan sistem peradilan pidana (criminal justice system) adalah interkoneksi antara keputusan dari setiap instansi yang terlibat dalam proses peradilan pidana.

G. Batasan Konsep
  1. Barang sitaan adalah penyitaan sesuatu benda diartikan pengambilalihan atau penguasaan benda itu guna kepentingan acara pidana
  2. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis  yang dapat meneyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangi rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
 H.     Metode Penelitian
  • Jenis Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan mendasarkan pada data sekunder. Jadi dalam penelitian ini data diperoleh dari penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode pendekatan yuridis, yaitu menganalisis permasalahan dari sudut pandang/menurut ketentuan hukum/perundang-undangan yang berlaku.
  • Sumber Data
Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan yang berupa bahan-bahan hukum. Bahan-bahan hukum tersebut terdiri dari :

I.        Sistematika Penulisan Hukum
Guna memudahkan dalam memahami isi dari skripsi ini, berikut penulis sajikan tentang sistematika penulisan yang dipergunakan dalam penyusunan skripsi ini sebagai berikut :
BAB I             PENDAHULUAN
Dalam bab pendahuluan ini diuraikan tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, keaslian penelitian, tinjauan pustaka, batasan konsep, metode penelitian, dan selanjutnya pada akhir dari bab ini disajikan tentang sistematika penulisan skripsi.
BAB II            PEMBAHASAN
Pada bab ini penulis menguraikan tentang, Jenis-jenis Barang Sitaan Narkotika Yang Umumnya di Sita di Kejaksaan Negeri Pandeglang, Pelaksanaan Pemusnahan Barang Sitaan Narkotika di Kejaksaan Negeri Pandeglang Provinsi Banten, dan Bentuk Pengawasan terhadap Pemusnahan Barang Sitaan Narkotika
BAB IV          PENUTUP
Dalam bab penutup ini penulis menarik kesimpulan yang merupakan jawaban atas permasalahan dalam penelitian ini sebagaimana telah diuraikan dan dibahas dalam Bab I dan Bab II dan memberikan sarannya.

Dengan adanya contoh proposal skripsi diatas diharapkan dapat menjadi tambahan referensi anda ketika mencari inspirasi judul skripsi khususnya bagi mahasiswa.

Baca juga :








Langkah - Langkah Menyusun Proposal Skripsi




Setelah mengetahui sistematika proposal skripsi seperti apa, 
Langkah - langkah dalam menyusun sebuah proposal skripsi, diantaranya:

  1. Hal Pertama yang harus dilakukan sebelum membuat proposal penelitian adalah mencari ide penelitian, apa yang akan di teliti dan menjadi pembahasan dalam skripsi. Usahakan dalam pencarian ide penelitian dilakukan jauh-jauh dipikirkan sejak semester-semester awal.
  2. Mencari referensi atau study literatur sebanyak-banyaknya untuk mendukung penelitian nantinya. Bahan-bahan referensi bisa berupa buku, jurnal, maupun media elektronik, usahakan literature yang Anda cari sesuai atau berhubungan dengan penelitian yang akan diajukan nanti.
  3. Tentukan terlebih dahulu rumusan masalah berupa latar belakang masalah beserta masalah, ini nantinya akan menjadi latar belakang masalah dan rumusan masalah pada BAB 1 pendahuluan.
  4. Buatlah tahapan-tahapan penelitian dengan menggunakan diagram alir.
  5. Setelah menyusun tahapan-tahapan penelitian, setelah itu menyusun metode penelitian untuk memecahkan rumusan masalah yang telah dibuat beserta batasannya.
  6. Jika rumusan masalan dan metode penelitian berhasil dibuat, maka buat pula judul skripsi yang akan diajukan. Judul skripsi harus sesuai dengan permasalahan diteliti, disarankan dalam membuat judul jangan terlalu luas dan juga jangan terlalu sempit. hal tersebut agar nantinya judul tidak menjadi penghambat penyusunan skripsi Anda.
  7. Setelah memecahkan rumusan masalah dan menghasilkan judul, susunlah BAB 1 dengan benar mulai dari latar belakang sampai tujuan penelitian. Selanjutnya, pembuatan tinjauan pustaka. Dalam tinjauan pustaka masukan teori-teori yang mendukung penelitian, dan nantinya sumber-sumber teori tersebut dimasukan kedalam daftar pustaka.
  8. Selajutnya lengkapi draft-draft bab yang telah dibuat. Agar proses pembuatan proposal skripsi sesuai yang diharapkan usahakan untuk selalu berdiskusi dengan dosen pembimbing, guna kelancaran skripsi Anda.


Lanjutkan membaca ke Contoh Proposal Skripsi

Panduan Proposal Skripsi


Panduan Proposal Skripsi
Contoh Proposal Skripsi – Siapa bilang semakin bertambahnya semester, kuliah Anda akan terasa lebih enteng? Seperti yang Anda ketahui sebelumnya bahwa untuk dapat meraih gelar sarjana, Anda harus melakukan sebuah penelitian terlebih dahulu terkait bidang ilmu konsentrasi yang Anda pilih. Sebelum masuk ke sebuah tahap penelitian, tentu Anda diharuskan untuk membuat sebuah contoh proposal skripsi atau contoh skripsi yang menggambarkan maksud dan tujuan penelitian Anda nantinya.
Mencari ide penelitian skripsi di bidang Ilmu Komunikasi sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit, karena bidang ilmu yang satu ini mencakup hampir seluruh kegiatan manusia. Bingung dan belum memiliki gambaran untuk mengerjakan proposal skripsi atau contoh skripsi? 
Berikut  pengertian, struktur, serta contoh proposal skripsi pendidikan.
Skripsi sendiri merupakan istilah yang digunakan di negara kita untuk mengilustrasikan sebuah karya tulis ilmiah yang berupa paparan tulisan hasil penelitian yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Sebelum proses penyusunan skripsi dimulai, biasanya dilakukan terlebih dahulu proses pembuatan proposal skripsi, hal ini bertujuan untuk mengajukan penelitian yang akan dilakukan. Proposal skripsi atau contoh skripsi sendiri dimaksudkan sebagai laporan usulan penelitian tugas akhir mahasiswa atau skripsi. Biasanya sistematika penulisan proposal skripsi akan berbeda di setiap kampus, hal ini dilakukan agar setiap kampus memiliki ciri khas tersendiri dan juga untuk mencegah mencegah terjadinya plagiarisme.
Menurut bentuk-bentuknya, proposal skripsi ini terbagi lagi menjadi dua bagian yakni proposal skripsi mini dan proposal skripsi penuh, Untuk lebih lengkap definisinya bisa disimak dibawah ini:
Panduan Proposal Skripsi

1. Proposal skripsi mini
Proposal skripsi mini merupakan bentuk proposal yang hanya memiliki satu bab yang telah mencakup tiga bab skripsi. Bentuk model proposal skripsi mini ini memiliki kelemahan, yakni lamanya waktu penulisan skripsi, karena setelah mahasiswa mengajukan proposal penelitian, maka mahasiswa harus mengerjakan bab-bab lainnya pada skripsi secara terpisah.

2. Proposal skripsi penuh
Proposal skripsi penuh merupakan bentuk proposal skripsi dengan susunan dalam bentuk bab, dengan sistematika penulisan dimulai dari bab 1, bab 2, bab 3 hingga daftar pustaka. Namun tergantung kebijakan kampus pula, ada kampus yang menerapkan sistematika penulisan proposal skripsi hingga bab 4. Berbeda dengan sebelumnya, proposal skripsi penuh ini lebih menguntungkan dikarenakan penyusunan skripsi cukup singkat, dan karena bab yang ada pada proposal skripsi tersebut nantinya dijadikan sebagai bab skripsi itu sendiri.

Selanjutnya, sebelum Anda membuat proposal skripsi mungkin Anda juga harus mengetahui terlenih dahulu terkait sistematika penulisan proposal skripsi ini. Umumnya, setiap kampus memiliki sistematika penulisannya masing-masing. Sistematika yang paling umum digunakan oleh kampus-kampus besar di Indonesia. Berikut merupakan sistematika penulisan proposal skripsi mini.

COVER
Cover proposal merupakan halaman paling depan yang pertama kali dilihat oleh dosen pembimbing. Cover proposal skripsi biasanya berisi judul skripsi, logo universitas, nama penyusun, nomor induk mahasiswa, nama program studi, jurusan, nama universitas, dan paling bawah tahun pembuatan.

LEMBAR JUDUL
Dikarenakan setiap kampus memiliki sistematika yang berbeda-beda, lembar judul ini kadang dipakai dan kadang ada juga kampus yang tidak memakainya. Lembar judul ini merupakan lembaran yang hanya berisi judul skripsi yang diajukan.

LEMBAR PENGESAHAN
Lembar ini befungsi untuk mengesahkan skripsi yang dibuat, biasanya pada uji proposal lembar pengesahan dibuat hanya saja tidak dibubuhi tanda tangan dosen pembimbing. Namun, pengesahan proposal skripsi biasanya hanya berupa acc dari dosen pembimbing utama di halaman cover.

KATA PENGANTAR
Kata pengantar berisi sebuah pernyataan pengantar dari penulis yang menjelaskan tentang maksud dan tujuan dari penulisan skripsi beserta ucapan terima kasih dari penulis kepada pihak-pihak kampus dan pihak-pihak yang membantu penulis.

DAFTAR ISI
Daftar isi adalah daftar halaman dari isi proposal skripsi yang dibuat, daftar isi dibuat agar pembaca atau penguji dengan mudah menemukan bagian-bagian dari proposal skripsi.

DAFTAR TABEL
Daftar tabel berisikan daftar judul-judul tabel yang berada pada proposal skripsi, daftar tabel berfungsi untuk mempermudahkan pembaca dalam mencari tabel yang berkaitan dengan pembahasan.

DAFTAR GAMBAR
Daftar gambar berisi daftar-daftar gambar yang berada pada selusuh isi dari proposal, daftar gambar dipakai jika proposal skripsi terdapat gambar jika tidak terdapat gambar sebaiknya jangan sisipkan lembaran daftar gambar.

DAFTAR LAMPIRAN
Daftar lampiran merupakan halaman yang berisi daftar-daftar lampiran seperti lampiran surat penelitian, lampiran berkas, dan lampiran-lampiran yang dibutuhkan dalam penyelesaian skripsi.

BAB I. PENDAHULUAN
Bab 1 merupakan bab pendahuluan dari proposal skripsi yang didalamyan berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, kerangka teori atau kerangka berpikir, kerangka konsep, metode penelitian, serta teknik pengumpulan data.
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian
E. Kerangka Teori/Kerangka Berpikir
F. Kerangka Konsep
G. Metode Penelitian
H. Teknik Pengumpulan Data

DAFTAR PUSTAKA
Daftar pustaka berisi daftar bahan-bahan referensi atau literature yang telah digunakan untuk penelitian. Referensi tersebut baik diambil dari buku, jurnal, maupun sumber elektronik maka harus disertakan dalam halaman daftar pustaka.

LAMPIRAN
Lampiran merupakan halaman yang berisi scanan atau potokopi lampiran berkas-berkas yang dibutuhkan untuk melengkapi data-data penelitian dalam tugas akhir. Baik berupa surat penelitian ataupun berkas-berkas dari tempat penelitian.

Panduan Proposal Skripsi


Lanjutkan membaca ke Contoh Proposal Skripsi

Thursday, April 16, 2020

5 HAL YANG PERLU DIKETAHUI MAHASISWA AGAR SUKSES MEMBUAT SKRIPSI

5 HAL YANG PERLU DIKETAHUI MAHASISWA AGAR SUKSES MEMBUAT SKRIPSI



Setelah menjalani kuliah selama 3.5 s/d 4 tahun, mengerjakan skripsi adalah saat seorang mahasiswa bekerja secara mandiri. Sudah tidak ada lagi kelas, tidak ada lagi ketentuan absen. Mengerjakan atau tidak, sepenuhnya di tangan mahasiswa. Mau lulus semester ini atau semester depan, akan ditentukan dengan seberapa tekun mahasiswa mengerjakan skripsinya. Wow. Betapa besar tanggung jawab seorang mahasiswa skripsi! Untuk membantu sang mahasiswa skripsi dalam mengerjakan skripsi tepat waktu, berikut ini ada 5 hal yang perlu diketahui (dan dilakukan!) oleh mahasiswa skripsi. 
5 hal ini mungkin tidak dipelajari di kelas sewaktu kuliah lho… Yuk kita simak!


1. Tentukan target yang SMART

Bukan hal baru bahwa seseorang dengan target akan lebih terdorong mencapai tujuannya. Kalau tidak percaya, baca saja riset-riset tentang tentang goal settting dan goal orientation yang dilakukan oleh Zimmerman, Bandura, Martinez-Pons (1992)Suprayogi dan Valcke (2014). Oleh karena itulah, kalau kamu ingin punya dorongan mencapai tujuanmu, ada baiknya menentukan target terkait skripsi. Buat target kamu dengan spesifik (S), terukur (M: measurable), dapat tercapai (A: attainable), realistik (R) dan memiliki batas waktu (T: time-bound). Contoh target spesifik dan memiliki batas waktu: lulus dalam waktu 6 bulan sejak mulai mengerjakan skripsi, dengan IPK 3.5, dan nilai skripsi A. Target ini juga terukur, ada nilai IPK dan skripsi tertentu yang ingin dicapai. Nah, target ini menjadi realistik kalau: IPKmu sekarang sudah mencapai 3.41 atau 3.48. FYIkenaikan IPK jika nilai skripsi A, akan menambah sekitar 0,1 ke IPK. WOW! Sedikit ya? Kalau nilai skripsi B, bisa jadi IPK tidak bertambah. Kalau C? Malah IPK kamu bisa turun sekitar 0.01!. [Bagi adik-adik mahasiswa semester 1: perjuangkan IPK sejak dini.]

Kalau IPK sekarang masih 3, tentu tidak realistik ingin lulus dalam waktu 6 bulan dan ingin IPK 3.5 [Untuk adik-adik semester 1, kalian bisa juga buat target semacam ini sejak dini, lho!]. Kalau kalian masih semester 5 dan ingin punya target di atas, hal ini juga tidak mungkin tercapai, karena saat ini peraturan di Univ (Kampus) mengharuskan mahasiswa mengikuti perkuliahan dan magang sampai semester 7, baru bisa mengambil skripsi di semester 8. Sudah jelas kan, tentang maksud dari target yang SMART ini?

2. Buat Timeline


Setelah memiliki target yang SMART, sekarang waktunya kamu memecahkan target besar tersebut menjadi target yang lebih kecil. Setelah itu, kamu bisa membuat timeline, rencana mengerjakan agar bisa mencapai target tersebut. Kamu bisa menghitung mundur dari tanggal pengumpulan skripsi, hingga tanggal hari ini. Contoh:

Tanggal/Bulan
Target
Keterangan
10 Juli 2020
Mengumpulkan berkas skripsi ke LIM (Layanan Informasi Mahasiswa) a.k.a SSC (Student Service Center).
Sesuaikan format dengan buku panduan skripsi dan kalender registrasi.
8 Juli 2020
Print dan dapat tandatangan persetujuan dosen pembimbing.
7 Juli 2020
Dapat tandatangan surat survey dari Kajur.
5 Juli 2020
Bimbingan Bab 5
1 Juli 2020
Selesai menulis Bab 5
20 Juni 2020
Selesai revisi Bab 4
10 Juni 2020
Bimbingan Bab 4

7 Juni 2018
Selesai menulis Bab 4
1 Juni 2020
Selesai mengolah data
30 Mei 2020
Selesai mengumpulkan data sebanyak 300 responden

7 Mei 2020
Selesai buat kuesioner.
Mulai pengumpulan data
30 April 2020
Selesai revisi feedback Bab 1-3 dari prasidang
18 – 25 April 2020
Prasidang skripsi
Penting: siapkan PPT dan dresscode!
1 April 2020
Kumpul berkas prasidang [Bab 1-3 dan blue print alat ukur]
Penting: minta tanda tangan persetujuan pembimbing.
30 Maret 2020
Selesai revisi Bab 3
22 Maret 2020
Bimbingan Bab 3
15 Maret 2020
Kumpul Bab 3 ke dosen pembimbing
7 Maret 2018
Selesai revisi Bab 2
1 Maret 2018
Bimbingan Bab 2
22 Februari 2018
Kumpul Bab 2 ke dosen pembimbing
15 Februari 2018
Selesai revisi Bab 1
7 Februari 2018
Bimbingan Bab 1
Pada pertemuan bimbingan pertama, jangan lupa bawa form Penunjukkan Dosen Pembimbing Skripsi untuk ditandatangani oleh pembimbing skripsi.
Form ini bisa diminta di jurusan Psikologi (dengan Bu Lisa).
5 Februari 2018
Kumpul draft proposal Bab 1-3 ke dosen pembimbing
Kalau kamu sudah bimbingan sebelum mengumpulkan draft proposal, biasanya fase ini sudah dilakukan sebelum mendapatkan dosen pembimbing skripsi.


Tanggal-tanggal di atas hanya sekedar ilustrasi. Untuk ketepatan dengan jadwal asli, silakan cek Buku Panduan Skripsi atau PPT Briefing skripsi

Pesan: jadilah mahasiswa mandiri, hindari sedikit-sedikit bertanya tentang format skripsi ke dosen pembimbing/jurusanPercayalah, mereka (setidaknya saya) akan meminta kalian untuk membaca buku panduan skripsi terlebih dahulu kalau kalian menanyakan pertanyaan teknis.

Dalam membuat jadwal, perlu mengingat bahwa dosen pembimbing skripsi adalah manusia biasa (bukan Superman atau Wonder Woman). Mereka butuh waktu untuk membaca tulisan mahasiswa. Apalagi kalau sang dosen membimbing 6-8 mahasiswa dalam 1 semester. Berarti ada 6-8 berkas yang harus dibaca dan review sebelum bimbingan. Jadi, berikan waktu setidaknya 1 minggu antara pengumpulan berkas dengan bimbingan.  Setelah bimbingan, biasanya kamu akan mendapatkan saran untuk revisi. Nah, usahakan mengerjakan revisi segera setelah bimbingan. Biasakan diri menyelesaikan revisi maksimal 1 minggu setelah bimbingan. Jadwal di atas disusun dengan pertimbangan yang ideal, hanya 1 kali revisi untuk setiap Bab, langsung disetujui pembimbing. Nah, pada kenyataannya, tiap pembimbing punya standar dan gaya kerja yang berbeda-beda. Pastikan kamu membahas timeline yang kamu rancang dan menyesuaikan dengan gaya kerja, dan jadwal dosen pembimbing.


3. Pilih Topik yang Disukai

Nah, gimana, sudah terbayangkah padatnya jadwal mengerjakan skripsi? Supaya kamu tetap semangat dan tidak bosan dalam pengerjaan skripsi, sangat disarankan untuk memilih topik yang kamu sukai. Kalau masih bingung topik apa saja yang bisa dijadikan skripsi, bisa saja mulai dari mengintip topik-topik penelitian dosen. Siapa tahu ada topik yang membuat kamu terinspirasi, sekaligus kamu jadi tahu kira-kira siapa dosen yang cocok membimbing di topik tersebut.
4. Manfaatkan Teknologi

Dengan kemajuan teknologi, ada beberapa aplikasi yang bisa membantu mempermudah hidupmu dalam melakukan kedua hal tersebut. Aplikasi tersebut adalah reference manager, atau aplikasi yang bertujuan mengatur pengelompokan jurnal yang kamu kumpulkan dan baca. Juga berfungsi membuat kutipan secara otomatis. Yap, kamu bisa menghemat banyak waktu menuliskan kutipan kalau tahu cara menggunakan aplikasi reference manager! Ada beberapa aplikasi reference manager yang tersedia, seperti EndNoteZotero , Refworks dan Mendeley

Pesan: Kalau kalian butuh bimbingan  jangan ragu menghubungi saya.

Penggunaan teknologi lainnya ialah dalam penelusuran jurnal. Pastikan kamu mengetahui portal-portal tempat peneliti biasa mempublikasikan hasil penelitian mereka. Beberapa portal bahkan menyediakan artikel jurnal gratis. Contoh-contoh portal pencarian jurnal yang bisa kamu coba: google scholarresearch gate,  academia  Khusus jurnal Indonesia bisa dicari di: portal garuda. Berhubung portal tersebut gratis dan berisi berbagai macam tulisan, maka tidak semua artikel jurnal yang dapat diunduh merupakan artikel yang berkualitas. Perhatikan jurnal yang menerbitkan artikel tersebut dan lihat juga impact factor dari jurnal tersebut. Tentu kalian ingin menulis skripsi yang berkualitas, bukan? Maka perlu sekali mengutip sumber yang berkualitas pula.

5 Jalin Komunikasi dengan Dosen Pembimbing

Setelah canggih membuat target, bisa membuat timeline, sudah memilih topik yang disukai, dan canggih menggunakan teknologi, saatnya memulai proses bimbingan dengan dosen pembimbing. Sekali lagi, dosen juga manusia. Layaknya manusia, dosen memiliki ciri kepribadian, gaya komunikasi dan kesibukan yang berbeda-beda. Jadi, gaya komunikasi dengan dosen pembimbing bisa kamu sesuaikan dengan dosen yang bersangkutan. Coba amati: Apakah sang dosen pembimbing lebih suka dihubungi via pesan teks atau telepon? Kalau dosen tersebut prefer pesan teks, kira-kira apa aplikasi yang lebih disukai? Apakah sang dosen bersedia dibuatkan grup whatsapp/LINE untuk mahasiswa bimbingannya? Hari apa saja ia memiliki jadwal mengajar di KAMPUS? 

Meskipun tiap dosen berbeda-beda, akan tetapi pada dasarnya dosen menyukai dan menghargai mahasiswa yang sopan santun dalam berkomunikasi. Bagaimana caranya supaya santun? Coba simak “Pedoman Sopan Santun dalam Berkomunikasi" coba bicarakan juga mengenai target dan timeline yang sudah kamu buat. Agar sang dosen juga bisa memberikan saran sesuai ketersediaan jadwalnya. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya, biasanya dosen pembimbing akan menetapkan satu hari per Minggu yang dijadikan sebagai hari/jam bimbingan. Ada baiknya kalau kamu tahu sejak awal mengenai hal ini, jadi bisa mengosongkan jadwal untuk bimbingan di hari tersebut. Akan tetapi, ada saja dosen yang memiliki banyak kegiatan, sehingga jadwal bimbingan akan disesuaikan dengan waktu beliau. Dalam kasus seperti ini, pastikan kamu sudah membina komunikasi yang baik sehingga tidak sungkan menanyakan kesediaan waktu beliau.

=======================================================================
Demikian 5 hal yang perlu diketahui mahasiswa yang siap membuat skripsi: tentukan target yang SMART, buat timeline, pilih topik yang disukai, manfaatkan teknologi dan jaga komunikasi dengan pembimbing.

Buat kalian yang baru mulai mengerjakan skripsi, semoga top tips ini membantu ya! Sesungguhnya tips di atas hanya akan membantu dan membuahkan hasil kalau dilakukan dengan konsisten. Bagaimana, sudah siap mulai mengerjakan skripsi? Kalau pembaca (dosen, alumni, mahasiswa skripsi) punya tips lain yang perlu diketahui dan dikerjakan oleh mahasiswa, yuk mari berbagi di kolom komentar. Semangat!