PENDAHULUAN
A. ARTI,
TUJUAN, DAN STATUS PPL
a. Arti
Program Pengalaman Lapangan
Program Pengalaman Lapangan (PPL)
adalah suatu program yang ada dalam program pendidikan prajabatan guru, yang
dirancang untuk melatih para calon guru menguasai kemampuan untuk mengajar secara utuh dan
terintegrasi.
Program ini mencakup baik latihan mengajar maupun
tugas-tugas kependidikan diluar mengajar (latihan non mengajar). PPl merupakan
sumber dari seluruh program pendidikan pengajaran prajabatan guru. Karena itu
pelaksanaan PPL secara terjadwal dilakukan setelah mahasiswa mendapatkan bekal
yang memadai dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan tugasnya sebagai guru,
seperti landasan kependidikan, penguasaan bidang studi, dan pengelolaan proses
belajar mengajar. Kemampuan keguruan mempunyai banyak aspek yang saling
berkaitan, oleh karena itu latihan dan kemampuan ini perlu dilaksanakan secara
bertahap mulai dari pembentukan berbagai unsur kemampuan, penghayatan sikap dan
nilai melaui berbagai mata kuliah dan yang kemudian dilanjutkan dalam PPL.
b. Tujuan
Program Pengalaman Lapangan
Program Pengalaman Lapangan (PPL) bertujuan antara
lain:
1.
Mengenal
secara cermat lingkungan fisik, administratif, akademik, dan sosial sekolah
tempat praktek.
2.
Mampu
menerapkan berbagai kemampuan keguruan secara utuh dan terintegrasi dalam
situasi nyata dibawah bimbingan para guru pamong dan dosen pembimbing.
3.
Mampu
menarik pembelajaran dari pengalamannya selama latihan melalui refleksi yang
salah satu ciri penting pekerjaan professional.
c. Status
Program Pengalaman Lapangan
Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan mata
kuliah Wajib Lulus (WL) dengan nilai minimal C dan sebagai persyaratan untuk mengikuti ujian skripsi (dengan
bukti sertifikat tanda lulus PPL).
B. TEMPAT
PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN
Program
Pengalaman Lapangan ini dilaksanakan di:
SMA/SMK ...........
Treakreditasi
“A”
Jl.Raya
Bogor , Kalisari, Jakarta Timur.
C. WAKTU
PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN
Program
Pengalaman Lapangan dilaksanakan mulai dari tanggal 7 Januari 2013 s.d 2 Maret
2013, setiap hari Senin s.d hari Sabtu, yang meliputi praktek mengajar dan
pemberian layanan bimbingan dan konseling, dengan total pertemuan 8(delapan)
kali pertemuan kelas per-praktikan.
D. PERSIAPAN PROGRAM KEGIATAN
a. Di
Kampus
1.
Telah
mengikuti sejumlah Mata Kuliah Dasar Kependidikan (MKDK) dan Mata Kuliah Bidang
Studi (MKBS) yang menunjang PPL.
2.
Mengikuti
bimbingan PPL yang dilakukan oleh ibu Kiki S,Pd. Selaku dosen
pembimbing PPL.
.
BAB
II
PELAKSANAAN
PROGRAM KEGIATAN
A. MENGENAL
SEKOLAH TERMPAT PELAKSANAAN PPL
a. Profil
SMA Budhi Warman II
SMA /SMK Jakarta yang saat ini telah
terakreditasi “A” didirikan oleh Yayasan Pendidikan Serba Ada pada tahun
1980. Dalam usianya yang belum genap dua dasawarsa, SMA Serba Ada Jakarta telah terbukti mampu mewujudkan harapan masyarakat yaitu adanya sebuah
Sekolah umum yang bukan hanya berorientasi pada akademik tetapi juga berbasis
pada disiplin, santun dan agamis.
Pada tahun 1980an kondisi pelajar DKI Jakarta agak
kurang menggembirakan, sering terjadi tawuran, sikap hormat dan kepatuhan pada
guru kurang sehingga konssentrasi danminat belajar kurang maksimal.
Dalam kondisi seperti itu, maka SMA Serba Ada Jakarta hadir untuk menjawab keinginan masyarakat yaitu adanya sekolah yang
berorientasi akademik, aman , tertib, dan disiplin untuk membentuk lulusan yang
cerdas, sehat, santun dan agamis serta melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi
Negeri maupun swasta yang berkualitas.
VISI
Unggul dalam prestasi akademik dan non akademik,
untuk menjadikan lulusan beriman dan bertaqwa, berwawasan ilmu pengatahuan dan
teknologi serta dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang
bermutu.
MISI
1.
Menyelenggarakan
Kegiatan Belajar Mengajar yang efektif, efisien dan menyenangkan.
2.
Mengamalkan
syariat agama secara konsisten.
3.
Melaksanakan
Tata Tertib Sekolah secara konsisten dan konsekuen.
4.
Kerjasama
dengan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang bermutu untuk keterserapan
lulusan.
b. Keadaan Sekolah
1.
Letak Sekolah
SMA Serba Ada berada diwilayah yang sangat
strategis, yaitu di Jl. Raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Lokasi sekolah ini sangat mudah dijangkau
oleh kendaraan umum.
2.
Sarana dan Fasilitas
Sarana yang disediakan oleh sekolah diantaranya
adalah:
a.
Proyektor
in-focus disetiap kelas
b.
Laboratorium
IPA
c.
Laboratorium
Komputer
d.
Laboratorium
Kom.EC
e.
Perpustakaan
f.
Lapangan
olah raga
g.
Green
House
h.
Sarana
ibadah /mushola
i.
Kamar
kecil (WC)
j.
UKS
k.
Koperasi
l.
Kantin
3.
Gedung Sekolah
Gedung sekolah SMA Serba Ada dapat digambarkan sbb:
Lantai 1
|
KANTIN
|
|
GREEN HOUSE
|
|
R. BK
|
|
R.OSIS
|
|
TU
|
|
MUSHOLA
|
Dengan pembagian sebagai berikut:
1 . 15 ruang kelas, dengan
pembagian
a.
42
siswa kelas X 1
b.
38
siswa kelas X 2
c.
42
siswa kelas X 3
d.
41
siswa kelas X 4
e.
42
siswa kelas X 5
f.
39
siswa kelas X 6
g.
42
siswa kelas XI IPA 1
h.
42
siswa kelas XI IPA 2
i.
42
siswa kelas XI IPS 1
j.
31
siswa kelas XI IPS 2
k.
41
siswa kelas XII IPA1
l.
40
siswa kelas XII IPA 2
m.
42
siswa kelas XII IPA 3
n.
37
siswa kelas XII IPS 1
o.
46
siswa kelas XII IPS 2
p.
46
siswa kelas XII IPS 3
Maka
total keseluruhan siswa pada tahun ajaran 2012/2013 yaitu berjumlah 653 siswa.
2
. 1 ruang yayasan
3
. 1 ruang kepala sekolah
4
. 1 ruang wakil kepala sekolah
5
. 1 ruang guru
6
. 1 ruang BK
7
. 1 ruang tata usaha
8
. 1 ruang Adm. Keuangan
9
. 1 Ruang Kepala Program
10
. 1 Ruang SAS
11
. 3 Ruang Laboratorium computer
12
. 1 Ruang Laboratorium IPA
13
. 1 Ruang Perpustakaan
14
. 1 Ruang PSB
15
. 1 RUang KOperasi
16
. 1 Ruang UKS
17
. 1 Ruang OSIS
18
. 4 WC, 2 WC Putra dan 2 WC Putri
19
. 1 Green House
20
. 1 Mushola
INSTRUMEN
OBSERVASI
LINGKUNGAN
FISIK DAN FASILITAS SEKOLAH
1
. Bentuk Gedung Sekolah …√… a.
Layak untuk suatu sekolah
…
√… b. menarik
…√
… c. tertata rapih
2 . Kondisi Bangunan …√ … a. Permanen
…...
… b. darurat
…√… c. baru
…
… d. lama
…
√… e.kokoh
…
… f. tidak berlataia
3 . Halaman sekolah …… a .luas
…… b. sempit
…√…
c.sedang
…√… d. hijau
…… e. gersang
4 . Pagar sekolah …√… a…pagar besi
…… b. pagar hijau
5 . Kebun sekolah …√… a. luas
…√… b. terpelihara
6 . Kamar kecil …√… a. permanen
…… b. darurat
…√… c. air cukup
…√… d. bersih
7 . kantin …√… a. bersih
…√… b. makanan yang dijual bergizi
…√,,, c. harga sangat terjangkau
…√… d. penjualnya sangat ramah
8 . kelas …√,,, a. ukuran kira-kira7x8m
…√… b.jumlah siswa sesuai dengan kelas
…√… c. ventilasi cukup
…√… d. cahaya cukup
…√… e. bersih dan rapih
…√… f. hiasan dinding
9
. Ruang kelas …√… a. papan tulis memmadai
…√… b. meja, kursi siswa terawatt
…√… c. bbentuk meja,kursi sesuai
10
. Kantor …√… a. Kepala sekolah
…√… b. Wakil Kepala Sekolah
…√… c. Guru
11.
Alat penunjang pendidikan…√… a. peta
…√… b. papan presensi
…√… c. Kalender Akademik
…√… d. jadwal pelajaran
…√… e. gambar pahlawan
…√… f. proyektor
…√… g. in focus
…√… h. OHP
…√… i. DVD
12.
Sumber belajar …√… a. kurikulum
…√… b. perpustakaan
…√… c. laboratorium
…√… d. buku paket
Setelah melakukan observasi
lingkungan fisik dan fasilitas sekolah dengan mengamati dan mencermati keaaan
SMA Serba Ada yang terletak di Jl. Raya Bogor, Jakarta Timur. Maka
dapat disimpulkanbhal-hal kondusif dalam proses kegiatan belajar mengajar
disekolah adalah sebagai berikut:
·
Bentuk
bangunan memiliki tata ruang dan letak yang sangat baik, dan kondisi bangunan
permanen serta terawatt dan juga terdapat lapangan yang cukup luas di depan
bangunan kelas-kelasnya. Lantai sekolah berwarna putih yang memberikan kesan
bersih dan terang. Kemudian dengan kondisi kamar kecil yang cukup terawatt
dengan komposisi air yang selalu tersedia dan juga bersih.
·
Ruang
kelas cukup luas dan besih, serta cukup ventilasi dan juga penerangannya,
ruangan kelas cukup sesuai dan memadai dengan jumlah siswa yang terdapat
disetiap kelasnya . fasilitas pendukung kegiatan belajar juga cukup lengkap
seperti adanya in focus disetiap kelas dan juga tersedianya perpustakaan dan juga berbagai alat peraga.
·
Ruang
kantor, yaitu ruang Kepala Sekolah, ruang Wakil kepala sekolah dan juga ruang
guru serta ruang tata usaha tertata
dengan rapih dan bersih.
·
Situasi
lingkungan sekolah cukup hijau, tenag, aman dan nyaman sehingga sangat kondusif
untuk pelaksanaan proses belajar mengajar.
·
Proses
belajar mengajar di SMA Budhi Warman II semuanya dilaksanakan mulai dari pagi
hari , yaitu dimulai pada pukul 06:30 s.d 14:15 WIB.
c.
Personil Sekolah
SMA Serba Ada memiliki jumlah guru sebanyak 46 orang, dan jumlah staff sebanyak 30 orang.
Dimana dari seluruh personil tersebut adalah tenaga-tenaga ahli dan
berpengalaman dibidangnya.
Hubungan antara kepala
sekolah, guru serta personil sekolah yang lainnya sangat baik. Para guru memberikan perhatian yang baik demi kemajuan
para siswa, demikian juga para personil sekolah lainya yang banyak memberikan
sumbangsih positif demi kemajuan sekolah Budhu Warman II. Begitu pula dengan
Kepala Sekolah yang mampu memeberikan contoh dan teladan yang baik bagi para
siswa maupun bagi para guru dan juga pesonil sekolahj lainnya.
Dalam pelaksanaan
kegiatan sehari-hari disekolah, pihak sekolah menempatkan tiga orang guru piket
yang bertugas mengawasi dan juga menjaga ketertiban kegiatan belajar siswa
ditiap lantainya
B. MENGAJARKAN
MATA PELAJARAN ATAU MEMEBERIKAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
a.
Sebelum
melakukan praktek mengajar, kami mempersiapkan materi/ bahan ajar yang akan
kami sampaikan dengan dibantu oleh guru pamong kami serta kami juga menyiapkan
Daftar Cek Masalah (DCM) dengan hasil berupa status yang terlampir pada laporan
ini.
b.
Dalam
pelaksanaan praktek pengalaman lapangan ini guru pamong memberikan tugas
pemberian layanan Bimbingan dan Konseling sebanyak sepuluh kali (10x) pertemuan
perminggunya dalam kurun waktu ± 8 minggu, yang dibagi secara merata kepada
setiap praktikan untuk mengisi jam-jam tersebut dengan total pertemuan sebanya
8x pertemuan(jadwal terlampir). Sementara itu praktikan juga diberi keleluasaan
untuk memeberikan layanan Bimbingan Konseling diluar kelas kepada setiap siswa
SMA Serba Ada.
C. MENGERJAKAN
TUGAS ADMINISTRASI/ KE- TATA USAHAAN
Kegiatan pengerjaan
tugas administrasi sekolah yang dilakukan yaitu antara lain:
1.
Piket
harian guru, yang didalamnya mencakup:
a.
Mencatat
absensi siswa keseluruh kelas setiap harinya
b.
Mengakumulasi
kehadiran dan keterlambatan siswa selama satu hari, satu minggu, satu bulan dan
dalam satu smester.
c.
Mengawasi
kehadiran kelas atau kegiatan belajar mengajar siswa secara keseluruhan.
d.
Menggantikan
guru mata pelajaran(mengawasi kelas) yang tidak hadir
2.
Memasukkan
nilai siswa dan mengakumulasinya dan atau mencari nilai rata-rata siswa.
3.
Mendata
absensi para personil sekolah.
D. MENYELENGGARAKAN
KEGIATAN LAIN
Kegiatan-kegiatan
sekolah yang kami ikuti dalam
pelaksannan Program Pengalaman Lapangan (PPL) diluar praktik mengajar dan
pemberian layanan Bimbingan Konseling yaitu
diantaranya mengikuti acara Maulid Nabi SAW yang diadakan di SMA Serba Ada.
BAB III
PENUTUP
Program Pelaksanaan Lapangan (PPL)
merupakan pengalaman baru yang sangat berhasrga bagi kami. Tidak mudah bagi
kami melewati tahapan demi tahapan ketika mempersiapkan, memulai, dan sampai
kami membuat laporan ini, adalah suatu proses belajar yang sungguh membuat kami
semakin terus merasa terdorong bergerak untuk maju menggapai cita-cita kami
yaitu sebagai calon guru pembimbing.
A.
HASIL REFLEKSI
a.
Manfaat Program
Pengalaman Lapangan:
1.
Program
Pengalaman lapangan sebagai sumber untuk menambah pengetahuan secara
nyata/lebih lanjut tentang profesi kependidikan yang nantinya akan kami jajaki.
2.
Program
Pengalaman Lapangan mendorong kami untuk mampu menjadi guru yang professional.
b. Hambatan-hambatan
yang Dihadapi Dalam Pelaksanakan Pengalaman Lapangan:
1.
Keterbatasan
waktu kami didalam penunjang kegiatan pelayanan Bimbingan Konseling.
c. Kelebihan
dari Program Pengalaman Lapangan yang Berguna Bagi Diri Sendiri yang akan
Menunjang Tugas Guru di Kemudian Hari:
1.
Program
Pengalaman Lapangan mengajarkan kami mengenai kode etik guru Indonesia. Dan
dari situ pemahaman-pemahaman mengenai kode etik guru Indonesia semakin kami
mengerti, sehingga kelak akan berguna bagi kami untuk menunjang cita-cita kami
sebagai guru Bimbingan dan Konseling.
2.
Program
Pengalaman Lapangan menjadikan kami untuk mampu menerapkan berbagai kemampuan
keguruan secara utuh dan terintegrasi.
d. Usaha
yang Diperlukan untuk Mengatasi Kelemahan-kelemahan Sebagai Calon Guru:
1.
Mempersiapkan
diri agar kelak mampu menggunakan metode pengajaran yang tepat dan bervariasi
dalam mengajar dan menggunakan media belajar yang sesuai dengan materi yang
diajarkan.
2.
Mengikuti
seminar-seminar pendidikan, sebagai sarana pembelajaran bagi kami untuk
memperoleh pengetahuan tentang profesionalisasi kependidikan guna menunjang
profesi sebagai guru Bimbingan Konseling kelak.
B.
SARAN-SARAN
Menghadapi
era globalisasi yang saat ini terus menuntut kemajuan kemampuan yang dimiliki
oleh para pendidik, sekolah sebagai tempat untuk mengayomi dan termpat belajar
peserta didik yang tentu saja didalamnya juga terdapat orang-orang
berpendidikan dan bermoral tinggi yang mengemban tugas mulia untuk mampu
mencetak generasi bangsa yang cerdas dan mandiri serta berkualitas dan memiliki
akhlak mulia, maka sangat perlu untuk dilakukannya inovasi didalam pendidikan
dalam beberapa hal diantaranya:
1.
Meningkatkan
kedisiplinan dan pembinaan kecerdasan emosi serta kecerdasan spiritual kepada
kepala sekolah, guru, serta personil ssekolah lainnya.
2.
Mempersiapkan
SDM yang baik di sekolah dan ikut aktif dalam berbagai macam kegiatan
pendidikan seperti penataran guru, seminar pendidikan,dsb.
3.
Melengkapi
lagi fasilitas-fasilitas pendidikan
dengan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar
mengajar.
4.
Meningkatkan
pengawasan kedisiplinan siswa terhadap hal-hal yang dapat mengakibatkan
pengaruh buruk terhadap siswa.
C.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1.
Jadwal
PPL
2.
Daftar
Hadir Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan
3.
Silabus
dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas X dan XI
4.
Program
Kerja dan Program Layanan Bimbingan Konseling tahun 2012/2013
5.
Lembar
penilaian hasil Program Pengalaman Lapangan
6.
Daftar
Cek Masalah
7.
Sosiometri
kelas X dan XI
8.
Hasil
Diagnosa Kesulitan Belajar (study kasus)








0 komentar:
Post a Comment